Gejala Tumor Jinak Rahim (Fibroid Rahim) yang Patut Diwaspadai

Rahim ialah organ urgen wanita. Itu sebabnya, perempuan harus mengawal rahimnya supaya tetap dalam situasi prima dan sehat. Sayangnya, organ urgen wanita yang satu ini ternyata paling rentan terpapar tumor jinak atau yang disebut pun dengan fibroid. Meski terkadang hadir tanpa gejala, terdapat tiga tanda urgen yang dapat menunjukkan Anda pada penyakit fibroid. Apa saja fenomena fibroid rahim tersebut? Berikut penjelasannya.

Apa tersebut fibroid rahim?

Dalam bahasa medis, fibroid rahim disebut pun dengan leiomyoma atau mioma. Fibroid rahim ialah sejenis tumor jinak yang tumbuh di unsur rahim. Tanpa disadari, fibroid ini bisa terus tumbuh secara perlahan, dari yang tadinya sebesar kacang sampai sebesar buah semangka kecil.

Hingga ketika ini, para berpengalaman belum memahami penyebab fibroid rahim. Para berpengalaman menduga urusan ini dapat diakibatkan oleh hal hormon atau hal genetik.

Kondisi lingkungan disinyalir ikut memberikan akibat pada perkembangan fibroid. Pasalnya, sejumlah riset telah memperlihatkan bahwa bahan kimia yang tersebar di lingkungan sekitar bisa mengganggu hormon estrogen pada wanita. Hormon estrogen berikut yang bisa membuka kesempatan untuk perkembangan tumor, tergolong fibroid rahim.

Berdasarkan keterangan dari National Institutes of Health (NIH), selama 80 persen wanita umur 40 hingga 50 tahun rentan terpapar fibroid rahim, seperti dikutip dari Healthline. Artinya, penyakit yang satu ini lumayan jarang ditemukan pada wanita umur muda.

Walau begitu, semua wanita muda tak lantas dapat merasa bebas begitu saja dari fibroid. Terlebih untuk Anda yang merasakan obesitas, kita berisiko 2 hingga 3 kali lebih barangkali terkena fibroid dampak berat badan yang berlebih, daripada perempuan yang tidak obesitas.

Tanda dan fenomena fibroid rahim yang patut diacuhkan wanita
Tingkat keparahan fenomena fibroid rahim tergantung pada lokasi, jumlah, dan ukuran fibroid. Jika tumor fibroid termasuk kecil, Anda barangkali tidak mengalami fenomena apa pun hingga fibroidnya membesar. Ini sebabnya, banyak sekali wanita ingin tidak mengeluhkan apa-apa, walau sebetulnya mereka sudah mempunyai fibroid di rahimnya.

Begitu fibroidnya terus tumbuh membesar, tiga fenomena fibroid rahim ini seringkali akan mulai bermunculan, di antaranya:

1. Perdarahan tidak normal

Perdarahan yang tidak normal ialah salah satu fenomena fibroid rahim yang sangat umum terjadi. Semua jenis fibroid rahim umumnya mengakibatkan darah terbit berlebihan sekitar menstruasi. Saking derasnya aliran darah yang keluar, perempuan dengan fibroid rahim dapat merasakan anemia berat.

Namun, jenis fibroid submukosa seringkali yang paling mengakibatkan perdarahan abnormal sekitar menstruasi. Bahkan, ukuran fibroid submukosa yang kecil saja dapat membuat penderitanya merasakan anemia berat dampak perdarahan.

Jika Anda merasakan periode menstruasi yang paling berat dari bulan-bulan sebelumnya, maka segera periksakan diri kita ke dokter untuk memahami apakah ini diakibatkan karena fibroid atau tidak.

2. Nyeri panggul

Gejala fibroid rahim yang gampang dikenali ialah nyeri panggul. Nyeri panggul dampak fibroid rahim terdiri dari dua jenis, yakni nyeri panggul siklik dan non-siklik.

Nyeri panggul siklik ialah jenis nyeri panggul secara terus-menerus yang sehubungan dengan siklus menstruasi. Karena fibroid terbentuk dari otot polos rahim, urusan ini jelas bakal mengganggu aliran darah sekitar menstruasi. Ini sebabnya, fibroid akan memunculkan kram perut yang dikenal sebagai dismenore.

Di samping di unsur panggul, rasa nyeri di unsur punggung bawah pun dapat menandakan adanya perkembangan fibroid rahim. Pasalnya, perkembangan fibroid ingin menekan otot dan saraf punggung bawah. Bahkan terkadang, rasa sakit itu akan meluas ke unsur selangkangan atau paha atas.

Fibroid rahim pun dapat mengakibatkan nyeri saat bersangkutan seksual atau disebut pun dispareunia. Namun, urusan ini pun tergantung pada tempat fibroid Anda.

3. Tekanan di unsur perut bawah

Ukuran fibroid yang semakin besar bakal memengaruhi format dan ukuran rahim Anda. Semakin besar fibroid dalam rahim, maka otomatis format rahim Anda bakal ikut membesar.

Fibroid yang tumbuh membesar akan mengurangi organ-organ yang terdapat di perut bawah, tergolong kandung kemih. Kandung kemih bakal terdorong guna terus “mengosongkan diri” walaupun belum diisi oleh urine. Ini sebabnya, perempuan dengan fibroid rahim tidak jarang mengeluh menjadi lebih tidak jarang buang air kecil.

Di samping itu, fibroid pun membuat perut tampak membesar atau membengkak. Ini disebabkan fibroid ikut mengurangi rektum atau usus besar. Alhasil, Anda pun menjadi susah buang air besar atau bahkan terpapar sembelit. Buang air besar yang tidak fasih inilah yang menciptakan feses terus menumpuk di usus besar dan menciptakan perut tampak membesar.

Jadi, bila Anda merasakan salah satu atau sejumlah gejala fibroid rahim tersebut, maka segera konsultasikan ke dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Gejala Tumor Jinak Rahim (Fibroid Rahim) yang Patut Diwaspadai