7 Tips Menghindari Penyakit Kulit pada Bayi

7-Tips-Menghindari-Penyakit-Kulit-pada-Bayi

Ada banyak penyakit kulit pada bayi yang sering dialami dan dikeluhkan oleh orang tua. Bayi terutama yang masih berusia kurang dari satu tahun memiliki kulit yang sangat sensitif. Walaupun lapisan epidermis kulit sudah mampu melindungi namun belum efektif. Maka kita sebagai orang tua perlu untuk mencegah faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya iritasi ataupun permasalahan pada kulit. 

Biasanya penyakit ataupun iritasi pada kulit bayi disebabkan oleh kebersihan yang kurang terjaga ataupun kontaminasi dari luar. Akibat dari kontaminasi dan iritasi ini menyebabkan munculnya ruam, gatal, kemerahan, kulit mengelupas, atau munculnya bintik dan bintil-bintil gatal. Gangguan ini sering menimbulkan rasa tidak nyaman, kesakitan, dan luka pada bayi. Sehingga perlu untuk diobati dan dilakukan pencegahan agar tak terulang kembali. 

Menghindari Penyakit Kulit pada Bayi 

Jika jika terjadi penyakit kulit segera bawa bayi Anda untuk berobat ke dokter untuk mendapatkan perawatan. Nah supaya penyakit kulit ini tidak terjadi atau paling tidak kita bisa mengurangi intensitas kemunculannya, kita bisa menerapkan beberapa tips penting sebagai berikut : 

1. Jaga Kebersihan Bayi 

Anda perlu untuk memastikan kebersihan bayi dengan sangat teliti mulai dari pakaian, tempat tidur, tempat makan, mainan dan semua yang memungkinkan untuk kontak langsung dengan bayi. Karena kulitnya sangat sensitif, maka jika kebersihannya tidak dijaga tentu akan menimbulkan rasa gatal dan ruam. 

Mandikan bayi minimal dua kali sehari dengan air hangat. Jangan lupa pula untuk mengganti pakaian jika dirasa sudah kotor dan berkeringat. Apalagi jika cuaca sedang panas. Karena keringat dapat memicu biang keringat yang merah dan gatal. 

2. Cucilah peralatan bayi dengan sabun yang aman 

Saking sensitifnya kulit bayi, bisa saja bayi terinfeksi oleh detergen yang digunakan untuk mencuci peralatan makan dan pakaiannya. Berhati-hatilah dalam memilih detergen. Atau Anda bisa mencari rekomendasi deterjen yang aman dan terpercaya. 

3. Gunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat 

Banyak penyakit kulit pada bayi yang disebabkan oleh keringat yang terkontaminasi dengan bakteri. Pastikan bayi mendapatkan udara yang hangat dan cenderung sejuk. Jika terlalu panas, bayi akan mengeluarkan keringat berlebih dan dapat memicu penyakit kulit. Gunakan juga pakaian yang longgar dan tidak ketat. 

4. Batasi kontak dengan luar 

Tentu ketika bayi dan mendapatkan kunjungan dari sanak saudara, seringkali mereka akan menyentuh pipi bayi. Hal seperti ini bisa saja menimbulkan alergi karena tangan yang tidak steril. Maka Anda sebagai orang tua dapat membatasi kontak yang berlebihan dari pihak luar supaya bayi dapat terhindar dari alergi dan kontaminasi bakteri. 

5. Selalu gunakan lotion dan bedak bayi 

Karena kondisi kulitnya yang masih sensitif, bayi memerlukan perlindungan ekstra dari luar. Bedak, lotion, sampai minyak untuk bayi sangat diperlukan untuk membantu menangkal bakteri. 

6. Tempatkan bayi pada tempat yang aman 

Gangguan kulit bisa saja disebabkan oleh sengatan hewan. Maka Anda harus menempatkan bayi Anda pada tempat yang aman. Nyamuk, serangga, atau bahkan debu sangat mudah menyebabkan iritasi bahkan sampai luka pada bayi. 

7. Berikan imunisasi cacar air 

Cacar air adalah salah satu penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya bintil-bintil merah dan berair. Akibatnya dapat menimbulkan rasa gatal, sakit, dan juga bekas luka pada bayi. Anda dapat memberikan imunisasi cacar air pada bayi dengan anjuran dokter. 

Demikian 7 tips untuk menghindari penyakit kulit pada bayi. Memang bayi tidak dapat dipisahkan dari yang namanya alergi atau gatal-gatal. Namun kita sebagai orang tua dapat mengurangi tingkat keparahan maupun mencegahnya. 

Semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "7 Tips Menghindari Penyakit Kulit pada Bayi"

Posting Komentar